Minggu, 14 Maret 2010

Tugas Pertemuan ke 5-6 (materi Off Class)

1. Coba Anda jelaskan skema berikut dengan jelas dan lengkap

2. Apa yang dimaksud dengan Office Automation? Lalu Office Automation System? Dan coba berikan contoh berikut penjelasan, apa saja yang termasuk dalam kategori OAS.

3. Ada istilah Knowledge Management. Apa itu KM? Lalu apa bedanya dengan Knowledge Management System? Beri contohnya masing2 satu contoh.

4. Supply Chain, adalah sebuah rantai persediaan yang sangat penting pengaturannya dalam sebuah perusahaan. Setujukah Anda dengan pendapat itu? Coba jelaskan alasan Anda. Ada berapa kategori Supply Chain? Sebut dan jelaskan.

5. Apa yang dimaksud dengan:

a. Extranet

b. Internet

c. Intranet

d. Inter-organizational System

Berikan contohnya masing2 satu contoh.

Jawab :

1. Penjelasan skema tersebut secara jelas dan lengkap :

Maksud skema di atas :

1. TPS (Transaction Processing System) akan dikoordinasi oleh manajemen operasional yang menjalankan tugas otomatis secara rutin dan repetitive terhadap operasional organisasi, seperti menangani penggajian, transaksi pelanggan, point penjualan dan operasi gudang

2. Data yang terkumpul dari kegiatan operasi TPS ini akan mendukung SIM (Sistem Informasi Manajemen) yang akan dikerjakan oleh Controlling Management.

SIM mengakses, mengorganisir, merangkum dan menampilan informasi penunjang pengambilan keputusan manajerial. SIM punya ciri utama: menghasilkan laporan periodic, seperti: daftar harian karyawan, jam kerja, atau laporan bulanan mengenai biaya actual dan budget. Informasi yang dihasilkan oleh SIM ini akan disimpan dalam data warehouse.

3. Data warehouse berperan sebagai gudang data, dimana mengumpulkan semua informasi internal dan eksternal organisasi menurut kategori tertentu untuk customer, untuk merchant,dan untuk manajemen perusahaan. Contoh informasi internal : jumlah karyawan, jumlah manager, pembagian wewenang dan job description serta job specification untuk tiap level manajemen, serta tingkat salarynya. Contoh informasi eksternal : analisa tren, pesaing perusahaan, selera yang beredar di pasaran, dll.

4. Data warehouse tadi menjadi sumber informasi bagi Enterprise system, dimana Enterprise system merupakan Sistem informasi yang memungkinkan perusahaan-perusahaan mengintegrasikan informasi lintas operasi pada basis perusahaan besar.

5. Sistem enterprise tadi biasanya mampu dijalankan oleh level manajemen eksekutif. Nah, melalui dukungan data warehouse, system informasi eksekutif akan dapat berjalan untuk mendukung manajemen senior dan manajer lain di dalam suatu perusahaan untuk menjalankan aktivitas strategis menghadapi situasi yang mungkin mengubah secara signifikan sifat bisnis yang dijalankan. Seperti kita ketahui, bahwa Business Intelligent merupakan salah satu aplikasi dari EIS yang mampu memproses grafik kondisi perusahaan untuk nantinya dibuat peramalan/ forecasting kondisi perusahaan di masa yang akan datang. BI juga bisa berjalan optimal dengan dukungan informasi yang terpusat di data warehouse.

6. Dengan dukungan Sistem Informasi tadi, maka akan mendorong dan mengembangkan perusahaan di dalam mengaplikasikan system informasi interorganisasional dan system global. Interorganizational information system melibatkan aliran informasi diantara dua atau lebih organisasi.

· Sasaran utamanya adalah effisiensi proses transakasi , seperti pengiriman orders, bills, dan payments.

· Dapat global atau local.

· Ketika IOSs menggunakan telecommunikasi untuk berkomunikasi dengan lawan bisnis , mereka menggunakan value-added networks (VANS).

· Kecenderungannya menggunakan Internet. Karena dapat diakses publik.

Organizations menerapkan IOS dengan alasan:

1. Mengurangi risiko di dalam organisasi

2. Meningkatkan skala ekonomi

3. Manfaat dari pertukaran teknologi

4. Meningkatkan persaingan kompetitif

5. Mengatasi penghalang / hambatan investasi

6. Mendorong komunikasi global

Sistem Global > pengembangan system informasi berbasis global (menghilangkan batas-batas Negara dalam mengaplikasikan system aliran informasi. Jadi disini, SI berlangsung makin luas, karena melibatkan banyak perusahaan di seluruh dunia.

Sumber informasi untuk IOS dan system global selain dari informasi intern dan ekstern, juga berasal dari data warehouse.

7. Nah, segala perusahaan yang menjalankan bisnis secara global tadi menyediakan system global dan IOS, system enterprise dan business intelligent yang dapat diakses oleh end user di seluruh dunia melalui dukungan media yang terkomputerisasi dan memiliki jaringan internet, seperti website perusahaan, video, photo, blog-blog, situs-situs di internet,dll maupun dukungan media lain yang tidak berbasis computer, seperti media cetak: Koran, majalah, dll. Sistem Informasi Manajemen juga berguna untuk mempengaruhi end-user (umumnya pelaku bisnis dan customer) untuk mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan dan informasi penting yang didapatkannya.

2. Yang dimaksud dengan Office Automation:

Office automation ialah penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Awalnya penggunaan office automation atau otomatisasi kantor hanya terbatas pada kalangan pabrik industry saja. Namun, saat ini penggunaanny sudah menyebar hingga kalangan perkantoran. Otomatisasi kantor dimulai pada tahun 1964, ketika IBM memasarkan mesin yang disebut Magnetic Tape / Selectric Typewriter ( MT/ST) yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetik secara otomatis.

Office Automation (OA) System mendukung pekerjaan pada suatu perusahaan secara luas, biasanya digunakan untuk meningkatkan aliran pekerjaan dan komunikasi antar sesama pekerja, tidak peduli apakah pekerja tadi berada di satu lokasi yang sama ataupun tidak.

Tujuan dari office automation ialah :

* Membantu kegiatan sekertariat dan karyawan administrasi

* Menaikkan produktifitas

* Membantu memfasilitasi komunikasi formal dan informal atar karyawan di dalam dan di luar organisasi

* Mengurangi penghentian kerja

* Pengurangan biaya peralatan

Pengguna office autmation biasanya merupakan orang-orang yang bekerja di dalam kantor. Pengguna office automation dibagi ke dalam 4 kategori, yaitu :

1. Manajer
2. Profesional
3. Sekretaris
4. Pegawai Administratif



Aplikasi Office Automation

Ada beberapa jenis aplikasi yang digunakan dalam office automation, diantaranya ialah :

1. Pengolah Kata
Merupakan aplikasi yang biasa digunakan untuk mengolah data tertulis, sehingga memungkinkan manajer menyiapkan komunikasi tertulis yang lebih efektif.

2. Surat Elektronik
Tujuan digunakannya surat elektronik ialah untuk mempermudah manajer berkomunikasi secara cepat dan mudah dengan orang lain. Surat elektronik atau biasa disebut email efektif jika tidak diperlukan percakapan 2 arah dan jika penyampaian pesan berjarak jauh.

3. Voice Mail
Syarat utama agar setiap karyawan dapat berkirim pesan melalui voice mail ialah setiap orang harus mempunyai voice mailbox sebagai penerima pesan. Selain itu diperlukan komputer dengan kemampuan menyimpanan pesan audio dalam bentuk digital dan kemudian merubahnya kembali menjadi pesan audio ketika pesan tersebut dipanggil. Keuntungan dari voice mail ini ialah manajer tidak perlu mengetik pesan yang akan disampaikan.

4. Kalender Elektronik atau Electronic Calendering
Electronic calendering merupakan penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan.

5. Konferensi Audio
Biasa digunakan untuk perusahaan yang tersebar luas di berbagai daerah, sehingga dapat mengefisiensikan waktu penyampaian pesan. Syarat-syarat terjadinya kenferensi audio atau audio converencin ialah:

* Ada moderator
* Jumlah peserta maksimal 6 orang
* Mengirimkan agenda konferensi terlebih dahulu
* Mengidentifikasi diri terlebih dahulu sebelum berbicara
* Rekaman hasil konferensi harus disimpan
* Salinan rekaman dibagikan kepada peserta
* Audio conferncing merupakan komunikasi sinkron yang mengharuskan para peserta hadir tepat waktu.

6. Konferensi Video
Merupakan salah satu bentuk telekomunikasi dengan penggunaan televisi untuk menghubungkan para peserta konferensi yang tersebar di berbagai daerah. Ada 3 jenis konfigurasi konferensi video, yaitu:

* One-way video and audio
Sinyal video dan audio dikirim ke satu tempat transmisi ke satu atau beberapa tempat penerimaan

* One-way video and two-way audio
Kemampuan audio 2 arah memungkinkan orang ditempat penerimaan berbicara dengan orang ditempat transmisi sementara semua orang melihat pada gambar yang sama.

* Two-way video and audio
Komunikasi audio dan video antara semua tempat berlangsung 2 arah.

7. Konferensi Komputer
Konferensi komputer atau computer converencing ialah salah satu bentuk komunikasi dengan menggunakan jaringan komputer sehingga memungkinkan para anggota dengan karakteristik bersama bertukar informasi mengenai suatu topik tertentu. Computer converencing dapat terdiri dari banyak peserta dan bisa dipakai untuk banyak topik yang berbeda.Selain itu, computer converencing juga dapat digunakan dalam satu tempat geografis.

8. Transmisi Faksimili
Dalam office automation juga terdapat aplikasi transmisi faksimili yang digunakan untuk mengirim informasi dengan menggunakan peralatan khusus yang dapat membaca citra dokumen pada satu ujung saluran komunikasi dan kemudian membuat salinannya diujung yang lain. Fax berkontribusi pada pemecahan masalah dengan membagikan dokumen kepada para anggota tim pemecah masalah scr cepat dan mudah tanpa dibatasi oleh lokasi geografis

9. Video Text
Ialah komunikasi dengan menggunaan komputer untuk menampilkan narasi dan grafik yang tersimpan ke layar CRT

10. Pencitraan
Pencitraan ialah enggunaan karakter secara optik untuk mengubah dokumen-dokumen kertas atau microfilm menjadi format digital untuk disimpan ke dalam penyimpanan sekunder. Proses pencitraan dilakukan oleh sistem manajemen dokumen. Sistem tersebut terdiri dari satu atau beberapa unit pengenal karakter (OCR) untuk mengubah citra dokumen ke dalam data digital. Pencitraan digunakan jika dokumen historis perlu ditelaah dengan maksud memahami suatu masalah

11. Desktop Publishing (DTP)
Tiga aplikasi Desktop Publishing :

* Administrative
meliputi dokumen-dokumen yang dimaksud untuk penggunaan intern seperti korespondensi, laporan, dan warta

* Technical
meliputi materi pelatihan, seperti : slides, overhead tranparancies, dan manual

* Corporate
meliputi periklanan, brosur, dan dokumen yang digunakan di luar perusahaan

Yang dimaksud dengan Office Automation System :

Office automation system digunakan untuk mendapatkan semua informasi bagi yang membutuhkannya. Office automation berfungsi dalam word processing, elctronic message, work group computing, work group scheduling, facsimile processing, imaging and electronic documents, and work flow management. Office automation system dirancang baik untuk individu maupun kelompok.

3. Knowledge Management: Knowledge Management (KM) adalah sebuah konsep yang relatif baru yang bergerak di atas infrastruktur teknologi informasi (Internet & Intranet) yang ada.

Dalam konsep baru - knowledge management - sebuah institusi secara sadar dan komprehensive akan mengumpulkan, mengorganize, men-share, dan menganalisa pengetahuan yang mereka miliki untuk tujuan-tujuan di masa mendatang.
knowledge management di fokuskan untuk menjadi seseorang / sebuah institusi agar menang dalam kompetisinya karena memiliki pengetahuan yang lebih baik daripada kompetitor-nya. Isu utama di knowledge management adalah competitiveness. Competitiveness tersebut di peroleh dengan cara mengelola pengetahuan yang kita miliki dengan baik dan effisien.

Contoh Knowledge Management : penerapan manajemen pengetahuan untuk perpustakaan kampus, manajemen knowledge untuk cara menghadapi keluhan pelanggan,dll.

Lalu bedanya dengan Knowledge Management System:

Knowledge management system merupakan

Suatu system berbasis computer yang memiliki strategi untuk meningkatkan efektifitas dan peluang/kesempatan pengembangan kompetensi

(Ningky,2001).

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk

menumbuhkan budaya berbagi pengetahuan

diantaranya:

a. Menciptakan know-how dimana setiap pegawai

berkesempatan dan bebas menentukan cara baru

untuk menyelesaikan tugas dan berinovasi serta

peluang untuk mensinergikan pengetahuan

eksternal kedalam institusi.

b. Menangkap dan mengidentifikasi pengetahuan

yang dianggap bernilai dan direpresentasikan

dengan cara yang logis.

c. Penempatan pengetahuan yang baru dalam

format yang mudah diakses oleh seluruh pegawai

dan pejabat.

d. Pengelolaan pengetahuan untuk menjamin

kekinian informasi agar dapat direview untuk

relevansi dan akurasinya.

e. Format pengetahuan yang disediakan di portal

adalah format yang user friendly agar semua

pegawai dapat mengakses dan mengembangkan

setiap saat.

Intinya, Knowledge Management System (KM System) menunjuk pada suatu system (umumnya berbasis Teknologi Informasi) untuk mengelola pengetahuan di dalam organisasi untuk mendukung penciptaan, penyerapan, penyimpanan dan penyebaran informasi.

Contoh Knowledge Management System:

Salah satu contoh penerapan knowledge management adalah ITCP (Indonesian Technical Cooperation Programmes). ITCP merupakan proyek yang dikembangkan oleh Sekretariat Kabinet Indonesia. Tujuannya untuk berbagi informasi dan keahlian antara Indonesia dengan negara berkembang lainnya. Aktivitas ITCP meliputi pelatihan; studi kunjungan; pertemuan kelompok yang mencakup area pertanian, pendidikan, informasi, sumber alam, perencanaan keluarga, dan sebagainya. Saat ini peserta ITCP tersebar sampai ke 90 negara dengan jumlah mencapai lebih dari empat ribu orang.

Semula proyek ini mengalami banyak kesulitan, tidak hanya dalam proses persiapan dan registrasi, melainkan juga pada proses dokumentasi dan pelaporan. Bagaimana menentukan jenis pelatihan yang paling dibutuhkan; bagaimana mencari dan menentukan kebutuhan akan pakar yang kompeten di bidangnya; bagaimana mengklasifikasikan laporan hasil suatu proyek atau studi agar dapat dimanfaatkan oleh negara lain; merupakan kendala yang dihadapi selama ini dan tidak dapat secara cepat dan optimal ditangani oleh administrasi manual.

Sekretariat Kabinet kemudian memutuskan untuk menggunakan aplikasi berbasis web sehingga kecepatan informasi dapat jauh lebih meningkat, mengingat luasnya area cakupan peserta ITCP. Dengan hanya bermodalkan program penjelajah (browser) dan koneksi ke internet, para peserta dapat dengan mudah memantau laporan proyek serta agenda pertemuan, serta memberikan masukan mengenai kebutuhan akan pelatihan serta pakar.

Masukan ini akan menjadi salah satu faktor penentu dalam pembuatan agenda kegiatan pelatihan ataupun studi. Kemudahan lainnya adalah dalam proses pencarian informasi. Data, dokumen, dan laporan sudah diklasifikasikan dengan beberapa kriteria yang diolah sedemikian rupa, sehingga informasi yang dihasilkan akan optimal dan tepat sesuai dengan kebutuhan dari peserta.

4. Supply Chain, adalah sebuah rantai persediaan yang sangat penting pengaturannya dalam sebuah perusahaan. Saya setuju dengan pendapat itu, karena:

Manajemen Rantai Pasok (MRP) yang efektif akan menjadikan organisasi :

1. Menambah keuntungan

2. Menggurangi biaya

3. dan/atau mengurangi waktu kirim

Fungsi sistem berbasis IT dalam MRP adalah:

1. Dalam MRP yang moderen, informasi menggantikan inventory (stok)

2. Memungkinkan pengumpulan informasi dalam setiap produk mulai dari Pembelian, melalui Produksi sampai dengan pengiriman, serta menyediakan visi yang menyeluruh terhadap semua bagian yang terlibat.

3. Memungkinkan akses data-data dalam rantai pasok melalui suatu poin dari kontrak

4. Menyediakan alat pembantu pengambilan keputusan dalam formulir analisis informasi rantai pasok total (Total Supply Chain Information)

Implementasi Supply Chain Management (SCM) merupakan salah satu bagian penting untuk memperbaiki kemampuan kompetisi organisasi bisnis. SCM menjadi suatu strategi kompetitif untuk menjembatani pemasok dengan pemakai (Gunasekaran, editorial EJOR 159, 2004).

Perkembangan Information Technology (IT) yang meliputi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Jaringan Komputer dan Internet, Data, Prosedur dan SDM mampu menjadi pemicu makin berperannya IT di segala bidang termasuk dalam SCM (Turban et. al, John Wiley & Sons, Inc. 2004).

Enterprice Resource Planning (ERP), Inter Organizations Information System (IOIS), Electronic Data Interchange (EDI), Virtual Enterprice (VE), E-Commerce, Intellegence Agent (IA) merupakan beberapa contoh implementasi IT dalam SCM.

Apa yang dimaksud dengan Supply chain management systems?

Supply chain management systems mengacu kepada koordinasi berbagai aktifitas dan termasuk penciptaan dan pembuatan serta perpindahan suatu produk dari satu titik atau terminal ke terminal lainnya, yakni mulai dari suppliers yang menyediakan (supply) bahan mentah (raw materials) sampai kepada retail–outlets dan konsumer akhir.

Keseluruhan supply chain management system adalah sebagai berikut:

1. Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir.

2. Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, supermarket, hypermarket, toko atau ritel, sertu perusahaan pendukung seperti jasa logistik.

3. Ada 3 macam hal yang harus dikelola dalam supply chain yaitu pertama, aliran barang dari hulu ke hilir contohnya bahan baku yang dikirim dari supplier ke pabrik, setelah produksi selesai dikirim ke distributor, pengecer, kemudian ke pemakai akhir.

Ada 4 kategori supply chain management systems:

1. Pemenuhan berkelanjutan (continuous replenishment)

2. Mengisi stok barang (make to stock)

3. Memenuhi pesanan (build to order)

4. Rantai perseketuan (channel assembly)

Nilai bisnis supply chain management system

Supply chain management memberi nilai tambah yang sangat besar kepada perusahaan (Business value of supply chain management systems) antara lain sebagai berikut:

1. Perampingan rantai pasok dan akurasi informasi (streamlined supply chain and accurate information)

2. Mengurang biaya rantai pasok (reduced supply chain costs)

3. Meningkatkan penjualan melalui ketersediaan produk yang akurat (increased sales through accurate product availability)

Sebelum adanya Internet, koordinasi rantai pasok (supply chain coordination) menjadi mandek dan berantakan karena manajemen mengalami kesulitan dalam membuat sistem supply chain internal (internal supply chain systems) yang baik, yang dapat menyimpan dan menyebarkan berbagai jenis informasi penting antar stakeholders. Di era digital sekarang ini, dengan memakai intranets dan extranets, setiap individu dan organisasi yang menjadi anggota dalam supply chain sudah bisa saling berinteraksi dan sharing informasi terkini (mutakhir) dalam kaitannya dengan pembelian (purchasing), logistik, pabrikan (manufacturing), marketing, pengepakan (packaging), dan skedul pengiriman/pengapalan (shipment and delivery schedule). Information technology dengan Internetnya menyediakan seperangkat alat standard (a standard set of tools), sehingga setiap perusahaan yang ada di jagat raya ini dapat mempergunakan alat komunikasi standard ini untuk mengkoordinir rantai pasok global (coordinate global supply chains) dengan anggota organisasi supply chain systems yang tersebar di berbagai negara di dunia ini. Sebelum semua dapat berjalan dengan baik, manajemen harus melakukan seleksi dan pengadaan software yang tepat untuk dapat membangun suatu system network ERP dan supply chain systems yang terintegrasi dengan baik. Sistem rencana sumber daya perusahaan (Enterprise resource planning systems) harus perpatokan kepada:

a. Menggunakan alat analitik untuk mengevaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan.

b. Menggunakan definisi baku (standard), format, figur kinerja dalam tubuh organisasi.

Contoh konkret bagaimana penerapan supply chain berbasis teknologi modern:

Dengan e-supply chain management systems, Giant hypertmart Singapore dapat menekan biaya delivery, biaya order, biaya stocking, sehingga harga jual produk menjadi lebih competitif, dengan demikian volume penjualan dan profit semakin meningkat.

5. Yang dimaksud dengan internet, ekstranet, intranet dan system inter organisasional :

PENGERTIAN INTERNET

Internet yang berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.
Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk salingberkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.
Fasilitas-Fasilitas yang dapat di manfaatkan dengan menggunakan internet, diantaranya :

· Web, adalah fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks, gambar, bunyi, animasi dan data multimedia lainnya, yang diantara data tersebut saling berhubungan satu sama lain. Untuk memudahkan Anda membaca data dan informasi tesebut Anda dapat mempergunakan web browser seperti Internet Explorer ataupun Netscape.

· E-Mail (Electronic Mail), dengan fasilitas ini Anda dapat mengirim dan menerima surat elektronik (e-mail) pada/dari pemakai komputer lain yang terhubung di internet, dan dapat menyertakan file sebagai lampiran (attachment).

· Newsgroup, fasilitas ini digunakan untuk mendistribusikan artikel, berita, tanggapan, surat, penawaran ataupun file ke pemakai internet lain yang tergabung dengan kelompok diskusi untuk topik tertentu. Dengan fasilitas ini pula Anda dapat melakukan diskusi, seminar ataupun konferensi dengan cara elektronik tanpa terikat waktu, ruang dan tempat.

· FTP (File Transfer Protocol), fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan ke server computer tertentu dan bila perlu menyalin (download) file yang Anda butuhkan dari server tersebut dan menyimpannya di komputer Anda.

Manfaat Internet
Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet .Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.

PENGERTIAN INTRANET

Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Jika sebuah badan usaha / bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi intranet di keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet. Misalnya kita sedang membeli software, buku dll dari sebuah e-toko, maka biasanya kita dapat mengakses sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha / perusahaan dapat memblokir akses ke intranet mereka melalui router dan meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak / perangkat keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi dilakukan melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat mengakses sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal sebagai extranet.

Kegunaan Intranet

Dasarnya perangkat lunak aplikasi yang digunakan di Intranet tidak berbeda jauh dengan yang digunakan di Internet. Di Intranet digunakan Web, e-mail dll. persis seperti yang digunakan di Intranet. WARNET sebetulnya intranet yang sangat sederhana sekali, kebetulan tidak ada content yang khusus / spesifik yang internal di warnet tsb.

PENGERTIAN EXTRANET

Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.

Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.
Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes.

Contoh penerapan ekstranet :

Suatu extranet yang berpusat pada suatu perusahaan. Contohnya: FedEx, mebuat para konsumennya untuk menempatkan status sebuah paket internet dengan cara memasukkan suauu basis data pada internet FedEx.


1.)Extranet Industri

Pelaku utama dalam industri harus membangun suatu tim untuk menciptakan suatu extranet yang menggantungkan semuanya. Contoh2: basis industrii terbesar di dunia antara lain: Ford, Daimler Chrusler dsb.

2.)Join Venture dan hubungan Bisnis lainnya

Dalam tipe extranet ini, beberapa perusahaan pada suatu join venture menggunakan extranet sebagai sarana komunikasidan kerjasama.

PERBEDAAN INTERNET, INTRANET DAN EXTRANET

Internet
Merupakan komunikasi jaringan komunikasi global yang menghubungkan seluruh computer didunia meskipun beda sistem operasi dan mesin.

Intranet
Adalah sebuah jaringan koputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet, hanya saja digunakan dalam internal perusahaan atau kantor dengan aplikasi berbasis web dan teknologi komunikasi data seperti internet ( bahkan warung internet (warnet) dapat dikategorikan sebagai intranet)

Ekstranet
Jika sebuah badan usaha atau bisnis mengekspose sebagian dari internal jaringan ke komunitas di luar.

· Inter-organizational System >

Interorganizational Information System (IOS)

· Interorganizational information system melibatkan aliran informasi diantara dua atau lebih organisasi.

· Sasaran utamanya adalah effisiensi proses transakasi , seperti pengiriman orders, bills, dan payments.

· Dapat global atau local.

· Ketika IOSs menggunakan telecommunikasi untuk berkomunikasi dengan lawan bisnis , mereka menggunakan value-added networks (VANS).

· Kecenderungannya menggunakan Internet. Karena dapat diakses publik.

Organizations might pursue an IOS for the following reasons:

1. Reduce the risk in the organization

2. Pursue economies of scale

3. Benefit from the exchange of technologies

4. Increase competitiveness

5. Overcome investment barriers

6. Encourage global communication

Tipe2 Interorganizational Systems

● B2B trading systems.

● B2B support systems.

● Global systems.

● Electronic funds transfer (EFT).

● Groupware.

● Integrated messaging.

● Shared databases.

● Systems that support virtual corporations.

Tugas Pertemuan 3-4

1. Untuk tugas pertemuan 3 dan 4 ini Anda diminta untuk membuat atau menggambarkan Alur Pemikiran mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan SISTEM INFORMASI DAN SISTEM INFORMASI MANAGEMENT. Alur ini adalah alur skema yang pernah saya jelaskan dikelas pada pertemuan 1-4. Gunakan gambar / skema dan jelaskan.
JAWAB :

Alur Pemikiran mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan SISTEM INFORMASI DAN SISTEM INFORMASI MANAGEMENT:



Definisi SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

Sistem => suatu susunan yang teratur dari kegiatan- kegiatan yang saling berkaitan dan susunan prosedur-prosedur yang saling berhubungan, yang melaksanakan dan mempermudah kegiatan-kegiatan utama organisasi/institusi.

Data = fakta-fakta, angka-angka atau statistik-statistik yang daripadanya dapat menghasilkan kesimpulan.

Informasi => data yang telah diproses/diolah sehingga memiliki arti atau manfaat yang berguna.

Knowledge => Informasi yang telah diorganisir dan diproses menjadi pemahaman, pengalaman, dan keahlian untuk diterapkan dalam masalah/aktivitas yang ada saat itu.

Manajemen => Sebagai PROSES, manajemen adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama-sama atau melibatkan orang lain demi mencapai tujuan
yang sama.

Sebagai SUBYEK, manajemen adalah orang (atau orang-orang) yang melaksanakan kegiatan tersebut.

Definisi Sistem Informasi:
Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.
Atau ;
Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model manajemen dan basis data.

Secara sederhana Sistem Informasi : Data yang telah diolah secara terkomputerisasi
Dari definisi di atas terdapat beberapa kata kunci :
1. Berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin
- Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi
- Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi.
Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem.
2. Sistem basis data terintegrasi
- Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.
3. Mendukung Operasi
- Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.

Sistem Informasi Manajemen => jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam suatu sistem (terintegrasi) dengan maksud
memberikan informasi (yang bersifat intern dan ekstern) kepada manajemen, sebagai dasar pengambilan keputusan.

Tujuan mempelajari SIM:
Memandang bahwa, nilai dari informasi amatlah berharga, oleh karena itu harus dikelola dengan baik. Sebagai seorang wirausaha, staff manajemen atau terlebih sebagai manajer, harus dapat menghargai dan mampu mengelola informasi bagi kemajuan perusahaan atau usahanya.

Kita bisa membagi menurut fungsi dari tingkat manajemen yang dijalankan dalam organisasi. Untuk Operational dan Controlling Management, mereka menjalankan fungsi SIM (memproses data menjadi informasi, mengakses, mengorganisir, merangkum, dan menampilkan informasi untuk mendukung pembuatan keputusan rutin manajerial, biasanya berguna untuk middle manager. Ciri utamanya: memiliki kemampuan menghasilkan laporan periodic seperti daftar harian karyawan dan jam kerja atau laporan bulanan mengenai perbandingan biaya dan budget )

Karakteristik informasi yang dihasilkan:
- Terstruktur : karena mengolah data menjadi informasi untuk manajemen, laporan bersifat rutin, struktur laporannya bersifat tetap dengan solusi yang tetap, kecuali jika ada perubahan
- Rinci/detail : Bersifat rapi, jelas dan terperinci menurut waktu dan aktivitas
- Lingkungan intern : Semua aktivitas yang dijalankan ialah untuk proses bisnis internal organisasi

Sedangkan Untuk Executive Management, mereka menjalankan fungsi DSS (decision support system), dimana system ini mendukung keputusan tak rutin yang kompleks, tujuan utamanya mendukung pengambilan keputusan strategis. Ada beberapa metode DSS, yaitu: Model matematis, simulasi, queries, What-If (OLAP-Cubes) dan data mining.

Karakteristik utama dari system informasi di level manajemen ini :
- Tak terstruktur : maksudnya, manajemen eksekutif bisa memilih query-query yang dikehendaki untuk ditindaklanjuti, semua terserah manajemen eksekutif. Solusi yang diberikan dari periode ke periode pun berubah-ubah.
- Ringkas : Level manajemen eksekutif biasanya butuh laporan yang sifatnya ringkas, bisa berupa table dan grafik, untuk mempercepat proses pengambilan keputusan
- Lingkungan eksternal : Level manajemen eksekutif biasanya melakukan aktivitas browsing informasi luar organisasi mengenai analisa tren, competitor, selera pasar, untuk dasar pengambilan keputusan manajerial.

Konsep sistem : sekumpulan komponen / objek yang saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu dengan menerima input dan memprosesnya menjadi output. Contoh : sistem pendidikan, tata surya, keagamaan.
Komponen sistem :
• Komponen dasar
o Input : meliputi elemen yang dicapture, dirakit yang masuk ke sistem untuk diproses. Contoh : raw material, energi, data
o Proses : meliputi proses transformasi yang mengubah input menjadi output. Contoh : proses manufaktur, kalkulasi matematika
o Output : meliputi transfer elemen yang dihasilkan oleh proses ke tujuan. Contoh : sistem manufaktur menerima raw material sebagai input dan menghasilkan barang sebagai output. SI menerima resource / data sebagai input dan memprosesnya menjadi produk (informasi) sebagai output.

• Komponen tambahan
o Feedback : data yang menyatakan performansi sistem. Contoh : data tentang performansi penjualan adalah feedback bagi manajer penjualan.
o Control : meliputi monitoring dan evaluasi feedback untuk menentukan apakah sistem mencapai tujuan. Fungsinya adalah membuat penyesuaian untuk input sistem dan pemrosesan komponen untuk memastikan sistem menghasilkan output yang tepat.


Definisi Sistem Informasi (SI) :
• Kombinasi dari orang, hardware, software, jaringan komunikasi dan sumber data yang mengumpulkan, mentransformasikan, dan menyebarkan informasi dalam organisasi
• Susunan dari orang, data, proses, komunikasi, dan teknologi informasi yang berinteraksi untuk mendukung dan meningkatkan operasi sehari-hari dalam sebuah bisnis / kepentingan, serta mendukung pemecahan masalah dan pembuatan keputusan yang diperlukan oleh pihak manajemen dan pengguna.
SI tidak harus menggunakan komputer, bisa lisan atau manual (dengan kertas dan pensil). SI penting bagi suatu organisasi karena merupakan salah satu komponen terpenting untuk mencapai keberhasilan bisnis maupun keberhasilan organisasi.

Framework SI :
• Foundation Concepts (Konsep Dasar) : meliputi tren, komponen, dan peran-peran dalam SI, contoh : meliputi konsep dasar SI yang diturunkan dari teori sistem secara umum, ataupun konsep strategi kompetitif yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi e-business dari TI untuk keunggulan kompetitif.
• Bussiness Applications : membahas penggunaan utama SI untuk operasi, manajemen, dan keunggulan kompetitif e-business yang meliputi penggunaan internet, intranet, ekstranet, dan TI lainnya.
• Development Process : membahas bagaimana para profesional bisnis dan spesialis informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan SI untuk mendapatkan peluang-peluang dari e-business dengan menggunakan beberapa perencanaan strategis dan pendekatan-pendekatan pengembangan aplikasi.
• Managemen Challenges : membahas tantangan-tantangan teknologi dan strategi e-business, termasuk keamanan dan tantangan etika serta manajemen TI secara menyeluruh.
• Information Technology : membahas konsep utama, pengembangan, dan implikasi manajerial yang melibatkan hardware, software, jaringan telekomunikasi, teknologi manajemen penanganan data, serta teknologi-teknologi berbasis internet.
Aktivitas yang berhubungan dengan SI :
• Input, contoh : optical scanning dari bar-coded tags pada merchandise
• Processing, contoh : menghitung gaji pegawai, pajak
• Output, contoh : menghasilkan laporan, menampilkan performa sales
• Storage, contoh : memaintain data pelanggan, pegawai, dan produk
• Control, contoh : menggenerate sinyal audible untuk mengecek benar atau tidaknya data yang dimasukkan

Komponen SI:
• People Resources
o End user : orang yang memanfaatkan SI
o Spesialis : orang yang khusus berkecimpung dalam pembuatan SI. Contoh : analis sistem, software developer, operator sistem
• Hardware Resources
o Mesin, contoh : komputer, monitor video, magnetic disk drive, printer, optical scanner
o Media, contoh : floppy disk, optical disk, magnetic tape, plastic card
• Software Resources
o Program (coding) : jiwa SI. Contoh : sistem operasi, spreedsheet program, word processing program, payroll program
o Prosedur : langkah-langkah / aturan dalam menggunakan SI. Contoh : prosedur pengisian data, error correction, paycheck distribution
• Data Resources
o Data, contoh : deskripsi produk (field), pelanggan (record), pegawai (file), inventory (database)
o Knowledge base, contoh : IP > 3,5 boleh mengambil kuliah maksimal 24 sks
• Network Resources, contoh : media komunikasi, prosesor komunikasi, akses network, software control
• Information Products, contoh : laporan manajemen dan dokumen bisnis menggunakan tampilan teks dan grafis, audio response, dan paper form

Definisi Teknologi Informasi (TI) : istilah kontemporer yang menggambarkan kombinasi dari teknologi komputer (hardware dan software) dengan teknologi telekomunikasi (data, image, jaringan, dan suara).

Definisi organisasi : kumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu, contoh : perusahaan, himpunan.

Definisi bisnis : sistem organisasi yang mempunyai input berupa economic resources yang ditransformasikan oleh berbagai proses organisasi menjadi barang dan jasa (output).

Tahapan Lingkaran Pengembangan Sistem :
a. Analisa kebutuhan : analisa system
b. Penyediaan infrastruktur: hardware, software, people, data, network, prosedur
c. Prototyping : Membuat system dalam bentuk mini/kecil
d. Design : Membuat desain system, dalam bentuk coding
e. Testing : Menguji apa masih ada bugs, lalu perbaiki
f. Implementing : Saatnya melaunch system ke customer atau user
g. Evaluating : Mengevaluasi kelebihan dan kelemahan system

Kategori Sistem Informasi yang dihasilkan :
Banyaknya ragam sistem informasi yang kita jumpai, maka kali ini kita hanya akan membahas Sistem Informasi dari lingkup fungsi dan pengguna. Sistem Informasi berdasarkan Dukungan kepada pemakai adalah sbb:

1. Transaction Processing System (TPS)
System ini merupakan sistem informasi yang pertama kali di implementasikan. fokus utamanya pada data Transaksi. sesuai dengan namanya, sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun, menyimpan, dan memproses data transaksi serta kadangkala mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transaksi. Penggunaannya adalah orang yang Orang yang memproses transaksi.untuk contoh: sistem pemrosesan transaksi yang sekaligus dapat memvalidasi keabsahan kartu kredit atau mencarikan rute pesawat terbang yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Karakteristik TPS menurut Turban, McLean, dan Wetherbe, 1999 adalah sbb:
• Jumlah data yang diproses sangat besar.
• Sumber data umumnya internal dan keluaran terutama dimaksudkan untuk pihak internal (meskipun bisa juga diperuntukkan bagi mitra kerja).
• Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur: harian, mingguan, dan sebagainya.
• Kapasitas penyimpan (basis data) besar.
• Kecepatan pemrosesan yang diperlukan tinggi karena volume yang besar.
• Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu.
• Masukan dan keluaran terstruktur. Mengingat data yang diproses cukup stabil, data diformat dalam suatu standar.
• Level kerincian yang tinggi mudah terlihat terutama pada masukan tetapi seringkali juga pada keluaran.
• Komputasi tidak rumit (menggunakan matematika sederhana atau operasi statistik).
• Memerlukan kehandalan yang tinggi.
• Pemrosesan terhadap permintaan merupakan suatu keharusan. Pemakai dapat melakukan permintaan terhadap basis data.

2. Management Information System (MIS)
Management Information System (MIS) merupakan Sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. MIS menghasilkan informasi untuk memantau kinerja, memelihara koordinasi, dan menyediakan informasi untuk operasi organisasi. Umumnya MIS mengambil data dari sistem pemrosesan transaksi. Penggunanya adalah Semua level manajemen.
Karakteristik SIM adalah sbb: (Diadaptasi dari Turban, 1998).
• Beroperasi pada tugas-tugas yang terstruktur, yakni pada lingkungan yang telah mendefinisikan hal-hal berikut secara tegas dan jelas: prosedur operasi, aturan pengambilan keputusan, dan arus informasi.
• Meningkatkan efisiensi dengan mengurangi biaya.
• Menyediakan laporan dan kemudahan akses yang berguna untuk pengambilan keputusan tetapi tidak secara langsung (manajer menggunakan laporan dan informasi dan membuat kesimpulan-kesimpulan tersendiri untuk melakukan pengambilan keputusan).

3. Office Automation System (OAS)
Sistem yang memberikan fasilitas tugas-tugas pemrosesan informasi sehari-hari di dalam perkantoran dan organisasi bisnis. Sistem ini menyediakan aneka ragam perangkat untuk pemrosesan informasi, seperti pengolah lembar kerja (spreadsheet), pengolah kata (word processor), pengolah grafik, aplikasi presentasi, pengaksesan basis data personal, surat elektronis (e-mail) dan surat bersuara (v-mail atau voice mail), dan bahkan telekonferensi. Pengguna sistem ini pada prinsipnya adalah semua personil dalam organisasi, baik staf maupun yang masuk kategori level manajemen

4. Decision Support System (DSS)
Sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat (Alter, 2002).
Macam-macam DSS adalah sbb:
• Keputusan terstruktur (structured decision),
• Keputusan semiterstruktur (semistructured decision)
• Keputusan tak terstruktur (unstructured decision)

5. Executive Information System (EIS)
Executive Information System (EIS),Sistem informasi yang menyediakan fasilitas yang fleksibel bagi manajer dan eksekutif dalam mengakses informasi eksternal dan internal yang berguna untuk mengidentifikasi masalah atau mengenali peluang. Pemakai yang awam dengan komputerpun tidak sulit mengoperasikannya karena sistem dilengkapi dengan antarmuka yang sangat memudahkan pemakai untuk menggunakannya (user-friendly).
Karakteristik EIS adalah sbb:
• Dapat digunakan untuk meringkas, menapis, dan memperoleh detil data
• Menyediakan analisis kecenderungan (trend analysis), pelaporan perkecualian, dan kemampuan drill-down
• Dapat digunakan untuk mengakses dan memadukan data internal dan eksternal
• Mudah digunakan dan terkadang tidak perlu atau hanya perlu sedikit pelatihan untuk menggunakannya
• Dapat digunakan secara langsung oleh eksekutif tanpa perantara
• Menyajikan informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel
• Terkadang dilengkapi fasilitas komunikasi elektronis (e-mail dan konferensi dengan komputer), kemampuan analisis data (spreadsheet, bahasa query, dan DSS), dan perangkat produktivitas pribadi (seperti kalendar elektronis)
Business Intelligent: merupakan jenis aplikasi dari EIS (Sistem Informasi Eksekutif) yang memiliki kemampuan memproses grafik kondisi perusahaan untuk dibuat menjadi peramalan kondisi perusahaan di masa depan/ masa yang akan datang.
Business Intelligence adalah suatu alat yang digunakan untuk menyajikan data-data tersebut sehingga memudahkan analisa dan pengambilan keputusan secara bijak berdasakan informasi yang akurat. Suatu solusi Business Intelligence yang baik memerlukan Data Warehouse yang baik.

Salah satu yang menjadi kelebihan dari Business Intelligence adalah dimanjakannya users dengan struktur data yang memudahkan pembuatan report secara self-service dalam bentuk dimensi dan measures. Dengan mengkombinasikan measures dan dimensi yang tepat, users mendapatkan report yang diinginkan. Selanjutnya dia dapat menyajikannya dalam bentuk tabel atau dalam berbagai bentuk grafik yang dapat dipilih. Setelah report disajikan, user diberi fasilitas untuk menyimpan tampilan report tersebut dalam bentuk excel, xml, pdf, jpeg, dll sesuai kebutuhan.

6. Group Support System (GSS)
Sistem informasi yang digunakan untuk mendukung sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok. Sistem ini pada awalnya dibuat untuk mendukung sejumlah orang yang berada pada lokasi yang berbeda yang hendak melakukan sumbang-saran, pemberian komentar, pemilihan suara, dan evaluasi terhadap alternatif-alternatif melalui sarana komunikasi. Istilah yang umum sebelum GSS digunakan yaitu GDSS (Group Decision Support System). GSS terkadang disebut sistem pertemuan elektronis (Martin, 2002), sistem kolaborasi perusahaan (O’Brien, 2001), dan sistem pendukung grup kerja (Haag, 1999).

7. Intelligent Support System (ISS)
Kadangkala hanya disebut Intelligent Support System adalah sistem yang memiliki kemampuan seperti kecerdasan manusia. Beberapa sifat sistem ini:
• Belajar atau memahami permasalahan berdasarkan pengalaman
• Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap siatusi-situasi baru
• Mampu menangani masalah yang kompleks (masalah semiterstruktur)
• Memecahkan permasalahan berdasarkan penalaran
• Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan
Cara Pemrosesan pada TPS
• Pemrosesan batch
Transaksi ditumpuk dulu dan kemudian diproses belakangan pada waktu tertentu misalnya pada waktu sore hari atau malam hari. Kelemahan pemrosesan batch adalah membuat basis data tidak pernah dalam keadaan terkini, karena seringkali terdapat data transaksi yang terlambat untuk dimasukkan ke dalam basis data.
• Pemrosesan online
Tidak ada penundaan pemrosesan. Setiap transaksi terjadi segera dibukukan. Dengan demikian, data selalu dalam keadaan mutakhir.
• Pemrosesan Hibrid
Merupakan perpaduan antara pemrosesan batch dan Online. Model seperti ini dijumpai pada beberapa sistem POS (Point-of-sale). Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi pemrosesan lebih lanjut (misalnya pemutakhiran ke sediaan) dilakukan pada waktu malam hari. Model seperti ini juga sering dilakukan pada bank yang offline (belum tersedia layanan komunikasi ke pusat atau komunikasi sedang terputus).
ISS disebut juga sebagai Artificial Intelligent, dimana merupakan intelijensi buatan untuk melakukan pemecahan masalah secara intelijen, atau kasarnya berupa otak manusia yang memiliki pengetahuan dan keahlian dijalankan di dalam system.
Suatu aplikasi dari AI ialah expert system atau system ahli yang menyediakan pengetahuan spesifik yang disimpan bagi pihak expert dan non expert, sehingga mampu memecahkan masalah yang butuh waktu lama dan rumit menjadi mudah dan menyediakan jalan keluar yang variatif.
Dengan system ahli (Expert System), system mampu membuat keputusan yang direkomendasikan untuk user-user berdasarkan keahlian dan pengetahuan serupa otak manusia yang dibangun dan disimpan di dalam system.
Sistem ahli (juga disebut knowledge‐based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi.
Berbeda dengan DSS, DSS meningalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli/expert system menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus. Komponen dasar sistem ahli adalah knowledge‐base yaikni suatu mesin interferensi yang menghubungkan pengguna dengan sistem melalui pengolahan pertanyaan lewat bahasa terstruktur dan anatarmuka pengguna.

Selasa, 02 Maret 2010

System Informasi Manajemen yang digunakan oleh perusahaan Trijaya (Simple Pos by Permata Solution)

Jenis system: Inventory
Cara kerja system: barang masuk, harga modal, barang keluar, harga jual.
System digunakan oleh: Operating Manajemen
Fungsi system: untuk mencatat keluar masuk barang setiap hari.
Keuntungan nya: Pengecekan stok barang lebih mudah, apabila stok barang bertambah dengan harga yang berbeda otomatis akan mendapatkan rata-rata sekarang secara otomatis.